Pelangi Pendidikan di Kota Salatiga

Kota Salatiga memiliki sedikitnya 51 Sekolah Dasar, 20 SMP, 4 MTs, 13 SMA, 13 SMK dan 3 Madrasah Aliyah. Kota yang terletak 49 km sebelah selatan Kota Semarang, atau 52 km sebelah utara Kota Surakarta itu juga mempunyai 14 universitas dan sekolah tinggi.
Pelangi Pendidikan di Salatiga (Guru Pantura)
Sekolah-sekolah dasar di Salatiga antara lain SD Negeri 1 Salatiga, SD Negeri 1 Tingkir, SD Al-Azhar, SD Kristen Lab Satya Wacana, SD Negeri Dukuh 1, dan SD Negeri Ledok 1. Untuk Madrasah Ibtidaiyah ada 2 yaitu MI Maarif dan MI Negeri. Adapun untuk SMP antara lain SMP Al-Azhar, SMP Dharma Putra, SMP Kristen 1, SMP Kristen 3, SMP Lab UKSW, SMP Negeri 1 Salatiga. Untuk Madrasah Tsanawiyah ada 4 yaitu Madrasah Tsanawiyah Negeri, MTs Nu, MTs Himmah Kauman, dan MTs Negeri Salatiga.
Pada jenjang pendidikan menengah atas antara lain SMA Negeri 1 Salatiga, SMA Negeri 2 Salatiga, SMA Negeri 3 Salatiga, dan beberapa SMA swasta. Untuk sekolah menengah kejuruan antara lain SMK Negeri 1 Salatiga, SMK Negeri 2 Salatiga, SMK Negeri 3 Salatiga dan beberapa SMK swasta. Sedangkan untuk universitas dan sekolah tinggi antara lain STAIN, STIE Ama Salatiga, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), STT Berea, STT Sangkakala dan beberapa sekolah tinggi lainnya.
Dari data diatas dapat kita lihat bahwa di kota yang mempunyai luas 17,87 km2 tersebut memiliki infrastruktur pendidikan yang cukup memadai. Banyaknya sekolah yang beragam dan berkualitas di Salatiga membuat kota ini menjadi salah satu kota tujuan para pelajar. Jadi anda tidak perlu merasa heran jika banyak menemukan pelajar-pelajar dari luar kota yang belajar di Salatiga. Selain itu, salah satu perguruan tinggi yang ikut andil dalam beragamnya suku maupun agama para pelajar di Salatiga adalah Universitas Kristen Satya Wacana. Sehingga universitas ini mendapat julukan sebagai Kampus Indonesia Mini. Para pelajar di Salatiga tidak hanya berasal dari kota-kota di Pulau Jawa melainkan banyak dari mereka yang berasal dari Kalimantan, Bali, Sumatra, Madura, Irian Jaya, Sulawesi, NTT dan NTB.
Beragamnya latar belakang para pelajar secara tidak langsung juga membawa pengaruh besar dalam atmosfer pendidikan di Salatiga. Dalam hal ini adalah beragamnya sekolah-sekolah yang berlandaskan pada ajaran agama tertentu antara lain banyaknya SD Kristen, MI, Perguruan Tinggi berbasis Agama dan juga Sekolah Tinggi Agama. Meskipun banyak dari mereka yang berbeda suku, tempat asal, maupun agama tetapi mereka tetap dapat hidup rukun dan berdampingan, saling menghormati dan menghargai satu sama lain.
Setiap orang di Negeri ini seharusnya bisa mengambil pelajaran dari atmosfer pendidikan di Salatiga tentang pentingnya sebuah pendidikan tanpa harus melihat perbedaan suku, tempat asal, maupun agama. Sehingga dapat terjalin kerjasama yang kondusif dan saling mendukung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam bidang pendidikan di Negeri ini.
Salam Guru Pantura.

5 komentar:

  1. @wahap: nice posting.. dan seharnya guru menjadi orang yang bisa menjadi seorang pembimbing yang membimbing siswa untuk lebih bisa dalam hal menyatukan perbedaan.......

    BalasHapus
  2. betul, bhineka tunggal ika :)

    halo kunjungan balik :)

    BalasHapus
  3. setujuuu... suatu perbedaan harus disatukan bukannya malah dibiarkan berbeda..
    kunjungn bliknya ditunggu sob :)

    BalasHapus