Cara Copy-Paste output/tabel SPSS ke Ms.Word


Sudah sekitar sebulan ini saya ikut kebagian pusing karena membantu sang pacar yang sedang menyusun skripsi. Mulai dari menjadi editor dan juga ahli statistik dadakan. Jika kita berbicara tentang statistik, maka tidak akan terlepas dari yang namanya hitung-hitungan menggunakan bantuan software.  Salah satu software yang cukup mudah penggunaannya dan banyak digunakan adalah SPSS. Kita hanya tinggal menginput data-data penelitian menggunakan rumus tertentu, dan biarkan software yang bekerja untuk kita. Selanjutnya, kita hanya perlu menyalin output spss tersebut ke dalam penelitian yang sedang disusun. Untuk memindahkan atau menyalin hasil penghitungan (output) SPSS ke Ms.Word bisa dilakukan melalui beberapa cara.
Pada kesempatan ini, saya hanya akan membahas bagaimana cara menyalin tabel atau data lain dari output SPSS ke Ms.Word dalam bentuk gambar/image. Kelebihan menyalin output SPSS sebagai gambar adalah output tersebut tidak mudah diubah atau diedit karena file berbentuk gambar, dan setelah saya melihat contoh beberapa skripsi, ternyata sebagian besar tabel dan output data pada skripsi disalin sebagai gambar. Untuk lebih jelasnya, silakan simak langkah-langkah di bawah ini :
1.    Klik kanan pada tabel output SPSS, lalu pilih Copy Special.
 
klik kanan copy-paste spss ke ms.word
(klik untuk memperbesar gambar)


2.    Pada kotak dialog selanjutnya, centang Image dan klik OK.

save as image copy-paste spss ke word


3.    Pindah ke halaman Ms.Word, lalu klik tombol Paste di kiri atas, dan pilih Paste Special.

paste spesial copy-paste spss ke word


4.    Pilih Paste as a Picture JPEG/PNG.

as image copy-paste spss ke word


5.    Berikut adalah contoh hasil Copy Paste Special tersebut di Ms.Word.

hasil akhir copy-paste spss ke word

Kalender Pendidikan Tahun 2014/2015 Jawa Barat


Kalender pendidikan merupakan salah satu perangkat penting dalam sebuah sistem pendidikan. Kalender pendidikan digunakan sebagai acuan untuk mengetahui hari masuk efektif dan hari libur nasional dalam satu tahun pelajaran. Sesuai dengan PP. No. 19 Tahun 2005 dan PP. No. 38 Tahun 2007, pemerintah memiliki kewenangan untuk menetapkan kalender pendidikan, khususnya bagi pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Berdasarkan Peraturan Pemerintah tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menetapkan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2014/2015 pada akhir bulan Mei kemarin, dengan Nomor Surat Edaran 422/3460-Set.

Download (size : 1,2 Mb)

Semoga Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2014/2015 di atas, bisa membantu kawan-kawan semua untuk mengatur jadwal pembelajaran yang akan datang, serta membantu mengatur waktu untuk liburan dan pulang kampung.

Salam Guru Pantura.

Aplikasi MyTelkomsel, Amunisi untuk Berbagi


Dengan jumlah penduduk yang begitu besar, ditambah dengan semakin ng-trend-nya jejaring sosial seperti facebook dan twitter, secara tidak langsung ikut menyumbang di dalam meningkatnya pengguna smartphone yang ada di Indonesia. Untuk menjawab dan menyambut pesatnya perkembangan jumlah pengguna smartphone, serta semangat untuk selalu memberikan pelayanan yang prima kepada setiap costumer, kini Telkomsel resmi merilis sebuah aplikasi berbasis mobile yang diberi nama MyTelkomsel. MyTelkomsel adalah sebuah aplikasi terobosan yang sarat manfaat untuk memudahkan pelanggan menikmati semua layanan yang disediakan oleh Telkomsel, khususnya pelanggan Telkomsel yang menggunakan smartphone dan tablet. Aplikasi MyTelkomsel ini dapat diinstal dan dinikmati secara gratis oleh semua pengguna smartphone lintas sistem operasi (Android, Blackberry, iOS, Windows Phone). Bagi kawan-kawan pengguna smartphone yang belum mempunyai aplikasi ini, silakan unduh dan instal MyTelkomsel sesuai OS smartphone anda melalui link unduh di bawah ini:

MyTelkomsel untuk Android MyTelkomsel untuk Blackberry MyTelkomsel untuk I-phone MyTelkomsel untuk Windows phone


Untuk sekadar diketahui, bahwa hampir sepuluh tahun keluarga besar saya yang bertempat tinggal di Kabupaten Pati – Jawa Tengah selalu setia menggunakan layanan jasa telekomunikasi Telkomsel, termasuk kedua orangtua saya yang sudah menggunakan layanan Telkomsel sejak tahun 2005. Loyalitas menggunakan provider Telkomsel bukan tanpa alasan, jaringan sinyal yang kuat dan stabil menjadi salah satu pertimbangan. Apalagi sekarang Telkomsel semakin memanjakan pelanggan setianya dengan meluncurkan aplikasi MyTelkomsel. Saya pribadi merasa sangat terbantu dengan terinstalnya MyTelkomsel di ponsel kesayangan. Tetapi, untuk saat ini kedua orangtua saya masih belum bisa menikmati kemudahan dan manfaat dari aplikasi ini, hal itu dikarenakan adanya keterbatasan kemampuan dan jenis handphone yang beliau gunakan masih belum mendukung aplikasi MyTelkomsel.

MyTelkomsel Guru Pantura

Karena begitu seringnya MyTelkomsel membantu saya, jadi tidak berlebihan jika aplikasi ini saya beri julukan “Amunisi untuk Berbagi”. Bagaimana MyTelkomsel bisa menjadi sebuah amunisi yang membantu saya berbagi? Berikut ini adalah beberapa pengalaman saya menggunakan MyTelkomsel:
Menu MyTelkomsel

MyTelkomsel membantu saya memberi perhatian lebih kepada kedua orangtua. Sebagai seorang anak yang tinggal jauh dari orangtua, seringkali terlintas rasa kangen yang begitu menderu kepada bapak dan ibu di kampung halaman. Faktor tuntutan profesi sebagai seorang guru, dan jarak yang membentang antara Bogor – Pati membatasi saya untuk selalu bisa berkumpul dengan keluarga. Salah satu obat rindu yang rutin saya lakukan adalah dengan menelepon keluarga setiap hari minggu atau hari libur. Selain rutin menelepon, sekarang saya bisa memanfaatkan aplikasi MyTelkomsel untuk memberi perhatian lebih kepada orangtua tercinta. Perhatian yang saya maksud adalah dengan cara mendaftarkan dan memantau nomor SIMPATI dan Kartu AS yang digunakan oleh kedua orangtua menggunakan menu Multi SIM Control. Setiap saat saya bisa melakukan pengontrolan terhadap status profil nomor bapak dan ibu di rumah.
Multi SIM Control My Telkomsel Guru Pantura
Sumber : Google Maps | Desain : Guru Pantura

Pernah suatu ketika saya mengecek sisa pulsa di nomor ibu, ternyata setelah cek pulsa terlihat bahwa sisa pulsa ibu saya sudah hampir habis, maka dengan segera saya mentransfer pulsa menggunakan menu Transfer Pulsa, dan dalam hitungan menit pulsa pun sudah terkirim ke nomor ibu. Rasanya sangat senang sekali bisa memberikan sesuatu kepada orangtua, walaupun itu hanya sekadar mentransfer pulsa. Perhatian yang saya berikan dan pulsa yang selalu saya kirimkan kepada bapak dan ibu, tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan semua kasih sayang dan pengorbanan beliau membesarkan, mendidik, dan menyekolahkan saya sampai bisa menjadi seorang guru seperti sekarang. Melalui MyTelkomsel, jarak yang jauh tak menjadi penghalang untuk selalu berbagi dan berbakti kepada orangtua tercinta.

 “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya. (Luqman: 14).

MyTelkomsel memudahkan saya berbagi paket internet kepada orang-orang yang saya kasihi. Bagaimana caranya? Saya hanya tinggal mengakses menu Flash Gift di MyTelkomsel, selanjutnya masukkan nomor tujuan yang akan diberi paket internet, lalu pilih jenis paket internet yang akan diberikan, dan klik kirim.
Flash Gift My Telkomsel Guru Pantura
Sumber : http://daratangse.blogdetik.com/files/2012/01/present.jpg | Desain : Guru Pantura
Seperti bulan lalu, saya sempat mengirim paket internet kepada pacar yang sedang mengerjakan skripsi di Kota Salatiga. Sekitar pukul 23.30 WIB, pacar saya mengirim sms yang mengatakan bahwa paket internet dan pulsanya habis bersamaan sehingga tidak bisa memperpanjang paket internetnya secara otomatis, padahal dia harus segera browsing untuk mencari referensi materi di web atau blog yang relefan dengan judul skripsinya. Untung saja waktu itu sisa pulsa saya masih ada sekitar Rp.24.000-. Langsung saja saya kirimkan paket internet nominal 10ribu melalui menu Flash Gift, dan pacar pun bisa kembali aktif berinternetan ria untuk mengerjakan skripsinya. Syukur alhamdulillah, sekarang skripsinya sudah selesai dan akan menghadapi ujian skripsi bulan depan. Semoga semua urusannya diberikan kelancaran, dan kekasih hati bisa segera wisuda, Aamiin. Itulah indahnya berbagi kebaikan dengan orang-orang yang kita sayangi.

 “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). (Ar-Rahman: 60).

Fitur MyTelkomsel
MyTelkomsel membantu saya menonaktifkan semua jenis layanan sms premium berlangganan atau biasa disebut sebagai register (REG). Berlangganan konten sms premium ibarat pedang bermata dua, kadang kita merasa sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut, tetapi di sisi lain kita juga merasa dirugikan. Maksud dari dirugikan di sini adalah besarnya biaya yang dikenakan setiap kita menerima konten, ditambah dengan intensitas pengiriman kontennya yang sangat sering, sebut saja dalam sehari bisa mencapai 5-10 kali, dan rules seperti ini tidak pernah dijelaskan sebelumnya oleh pihak content provider/penyedia layanan. Hal-hal semacam itulah yang mempengaruhi munculnya stigma negatif di masyarakat tentang isu pencurian pulsa oleh content provider. Bayangkan saja, tiba-tiba pulsa anda terpotong, dan sebagai gantinya anda mendapat sebuah konten sms premium yang isinya tidak anda mengerti dan tidak anda inginkan. Padahal anda merasa tidak pernah mendaftar langganan konten seperti itu melalui nomor anda. Dan yang paling menyebalkan adalah ketika kita ingin berhenti langganan (UNREG) konten tersebut, tetapi kita tidak tahu bagaimana cara berhentinya, nah loh?!.
Deaktivasi Layanan Konten Premium-My Telkomsel Guru Pantura
Desain : Guru Pantura

Kendala-kendala yang sering terjadi ketika ingin berhenti berlangganan konten, dan juga kasus hilangnya pulsa tidak pernah saya alami lagi sejak saya menggunakan aplikasi MyTelkomsel, karena terdapat menu yang namanya Deaktivasi Layanan Content. Melalui menu ini saya dapat memantau semua layanan konten premium yang sedang saya ikuti, dan yang terpenting, menu Deaktivasi Layanan Content dapat menolong saya untuk menonaktifkan (UNREG) semua layanan premium tersebut hanya dengan sekali klik. MyTelkomsel sangat hebat, bukan?!.

MyTelkomsel mengajari saya untuk “Move On”. Sejak pertama mengenal ponsel yaitu sekitar 12 tahun yang lalu, saya diajari oleh bapak bagaimana cara mengecek pulsa dan bonus dengan mengetikkan kode USSD (Unstructured Supplementary Service Data), berupa “bintang angka angka angka pagar”. Ternyata, kebiasaan itu terbawa oleh saya sampai saat ini dan mungkin juga dialami oleh sebagian besar orang, setiap kali hendak mengecek pulsa pasti tanpa sadar kita langsung mengetik perintah bintang-pagar. Di era pesatnya perkembangan teknologi seperti sekarang, telah hadir aplikasi MyTelkomsel yang mengajak kita untuk move on. Secara harfiah, move on mempunyai pengertian "pindah" atau "bergerak maju". MyTelkomsel mengajak kita untuk bergerak maju dari kebiasaan lama ke kebiasaan yang baru. Mengajak kita meninggalkan sulitnya isi ulang pulsa dengan voucher fisik menggunakan bintang-pagar, dan berpindah ke cara yang lebih praktis dengan menggunakan menu Isi Ulang Pulsa pada aplikasi MyTelkomsel. Semua menu yang terdapat di MyTelkomsel telah dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan berbagai macam transaksi seluler yang dilakukan oleh pelanggan, sehingga kita tidak perlu repot-repot lagi mengetikkan bintang-pagar. Kita hanya perlu sekali klik, maka secara otomatis MyTelkomsel akan menyuguhkan multi-informasi mengenai status nomor yang sedang kita gunakan, seperti: sisa pulsa, sisa kuota, masa aktif, dan masih banyak layanan-layanan menarik lainnya, tanpa harus bersusah payah mengetikkan bintang-pagar.
Move on dengan MyTelkomsel Guru Pantura
Desain : Guru Pantura

Memang sangat sulit untuk mengubah sebuah kebiasaan, termasuk kebiasaan mengetikkan kode bintang-pagar saat akan melakukan transaksi seluler. Jika ada kebiasaan baru yang terbukti lebih mudah, efisien, canggih, dan bermanfaat, kenapa masih bertahan dengan kebiasaan yang lama?!. Katakan selamat tinggal pada kebiasaan mengetik bintang-pagar di ponsel kesayangan, dan kini saatnya menikmati beragam manfaat move on bersama MyTelkomsel.
Itulah cerita singkat tentang bagaimana MyTelkomsel membantu saya dengan menu multifungsi yang ada di dalamnya. Selain yang disebutkan di atas, terdapat juga menu-menu MyTelkomsel lainnya yang sarat akan manfaat, seperti menu : cek pulsa, transfer kuota, isi ulang pulsa, rekomendasi paket data, bayar tagihan kartu HALO, paket flash, paket blackberry, paket MMS, paket VAS, paket roaming, layanan pengaduan, info GraPARI terdekat, ganti PIN Telkomsel care online, dan cek Telkomsel Poin.
Untuk panduan lengkap menggunakan aplikasi MyTelkomsel, kawan-kawan dapat mengunduh file PDF dari official blog Telkomsel, atau bisa juga menyimak video tutorial MyTelkomsel di bawah ini :

Panduan MyTelkomsel




Semoga cerita singkat tentang pengalaman saya menggunakan "MyTelkomsel" bisa bermanfaat dan  menginspirasi kawan-kawan...

Salam Guru Pantura.